Senin, 23 November 2009

Mengomentari Tulisan

Wacana 1

Judul : Membangun Mesin Reproduksi Pengetahuan

Penulis : A. Chaedar Alwasilah

· Pada kalimat ke-2 yang terdapat di paragraf 1.

“ Sepuluh yang terhebat adalah Harvard University, University of California Berkeley, Massachusetts Institute of Technology, Oxford University, Cambridge University, Stanford University, Yale University, Princeton University, dan ETH Zurich (Swiss).”

Pendapat:

Menurut saya sudah pasti universitas-universitas tersebut menjadi urutan teratas karena mereka adalah perwakilan universitas terbaik di masing-masing negaranya, selain itu mereka pun banyak melahirkan orang-orang yang terbaik di bidangnya. Tak dapat disangkal bahwa banyak orang yang ingin melanjutkan sekolah mereka di salah satu universitas di atas.

· Pada kalimat pertama yang terdapat di paragraf 2.

“ Yang mengagumkan adalah masuknya empat universitas tetangga terdekat kita, yaitu National University of Singapore (ke-18), Nanyang University (ke-50), Malaya University (ke-89), dan Sains Malaya University (ke-111).”

Pendapat:

Yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya adalah, “ aduh, kok dari Indonesia gak ada ya??”. Saya sempat berpikir bahwa UI akan masuk dalam salah satu dari urutan tersebut, ternyata tidak, sedikit ada perasaan kaget dan heran juga.

· Pada kalimat ke-3 yang terdapat di paragraf 3

“ Sementara itu PT kita cenderung mengangkat dosen dari lulusannya sendiri, sesuatu yang sangat dihindari di AS.”

Pendapat:

Jika dipikir-pikir lagi, kebanyakan dari mahasiswa yang belajar di universitas sekarang ini bertujuan untuk menjadi pengajar, baik di sekolah-sekolah ataupun universitas itu sendiri, karena banyak yang mengalami kesulitan untuk bekerja di luar negeri, bahkan di negeri sendiri pun banyak yang akhirnya menganggur. Tapi, akan sangat bagus juga apabila universitas-universitas di Indonesia menggunakan pengajar asing, mungkin saja akan membawa perubahan besar untuk perkembangan pendidikan di Indonesia, tapi jika bisa, lulusan-lulusan Indonesia pun harus diberikan lapangan kerja, misalnya saja dengan pertukaran pengajar antar negara.

· Pada kalimat pertama yang terdapat di paragraf 15

“ kelima, penguasaan bahasa Inggris.”

Pendapat:

Sangat penting! Itu kalimat yang terpikir pertama kali oleh saya, karena sekarang bahasa Inggris sudah menjadi bahasa dunia, bagaimana kita dapat berbicara pada dunia bila kita tidak bisa menguasai bahasa dunia, kita mungkin saja akan dibodohi oleh dunia. Saya masih sering mengalami hal-hal yang menurut saya sangat “kampungan”, misalnya saya sedang melatih bahasa Inggris saya dengan teman saya yang juga punya maksud yang sama, tapi teman saya yang lain yang mendengarnya malah mengatakan bahwa kami ini sombong lah, belagu lah, “ mentang-mentang jago bahasa Inggrisnya”, begitu kata mereka, benar-benar “kampungan” kan?! Orang mau belajar kok!

· Pada kalimat ke-2 yang terdapat pada paragraf 19

“ PT dinilai lewat prestasi yang dicapai oleh lulusannya dan kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, atau perannya dalam membangun masyarakat.”

Pendapat:

Sangat setuju dengan kalimat tersebut, karena jika dinilai dari banyaknya peminat terhadap universitas tersebut bukan berarti itu yang terbaik, dapat dikatakan hanya terfavorit saja. Karena jika kita melihat lulusan-lulusan universitas tersebut banyak yang berhasil pada bidangnya, barulah kita dikatakan berpendidikan.

· Pada kalimat pertama yang terdapat pada paragraf terakhir.

“ Fakta bahwa mayoritas ilmuwan linguistik dan sastra tidak mampu berkarya tulis menunjukkan bahwa: (1) penguasaan teori bahasa tidak menjamin produktivitas menulis, dan (2) keterampilan menulis tidak mesti diajarkan oleh ilmuwan linguistik dan sastra, tetapi oleh seorang penulis.

Pendapat:

Fakta pertama membuktikan bahwa teori saja tidak menjamin orang tersebut hebat di prakteknya, yang terpenting bagi saya adalah latihan dan latihan! Karena teori tidak didukung oleh prakteknya, bagaimana kita dapat menerapkan dalam kehidupan nyata. Fakta kedua juga benar, karena pada kenyataannya banyak ilmuwan-ilmuwan linguistik dan sastra yang tidak dapat menulis dengan baik, bahkan ada yang tulisannya belum pernah dibenarkan oleh masyarakat. Tapi seorang penulis adalah orang yang telah melahirkan sebuah tulisan ataupun karya tulis yang sudah diakui oleh masyarakat banyak, jadi seorang penulis tidak dapat diragukan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar